Personal Branding

Perlukan kita memasarkan diri?
Ternyata bukan hanya produk saja yang perlu dipasarkan. Di era yang semakin kompetitif ini diperlukan strategi yang tepat untuk dapat terus eksis dalam segala bidang kehidupan. Banyak orang yang memiliki potensi besar, namun sayangnya tak ada seorangpun yang meliriknya.

Mengapa hal ini bisa terjadi?
Sering kali hal ini terjadi karena Anda tidak berpikir strategis dengan prinsip-prinsip marketing sesuai dengan uraian dibawah ini

Prinsip dalam Pemasaran Diri:
1.    Analisa Target Pasar
a.    Siapakah target pasar Anda? Bisa jadi:
-          Boss Anda
-          Perusahaan yang akan merekrut Anda
-          Calon Client apabila Anda bergerak di bidang jasa
b.    Apakah Pasar yang Anda tuju memiliki potensi yang besar?
c.     Fokus pada target pasar Anda

2.      Kelola Sumber Daya yang kita miliki

a.    Apakah Anda menyadari apa value / keunggulan diri Anda yang berkaitan dengan bakat / talenta
Contohnya adalah :
o   Kemampuan Anda menjual
o   Kemampuan Anda menganalisa strategi di bursa saham
o   Kemampuan Anda menganalisa laporan-laporan keuangan
o   dll
-          Dana
o   Modal  untuk menjalankan usaha baru

b.    Kemampuan kita untuk memberdayakan dan efisiensi waktu dengan prinsip pareto (20 : 80)
c.     Etos Kerja yang disiplin
d.    Uang

3.      Posisikan diri Anda dengan Jelas dengan prinsip PDB

Semua orang memiliki sumber2 daya seperti diatas, lantas apa keunggulan kita agar dapat bersaing dengan orang lainnya? Apa yang membuat sang manajer HRD memutuskan untuk mempekerjakan kita diantara para pesaing2 lainnya? Apa yang membuat calon client kita memutuskan untuk menggunakan jasa kita?
Jawabannya terletak pada elemen PDB yang dipopulerkan oleh Bp. Hermawan Kertajaya.

Elemen Pertama dari konsep PDB adalah Positioning, yaitu bagaimana kita dapat memposisikan diri Anda pada target market Anda. Elemen kedua adalah Diferensiasi, yaitu value / keunggulan diri Anda yang membedakan dengan orang lain, dan terakhir elemen ketiga adalah Branding, yaitu bagaimana membangun ekuitas diri secara berkesinambungan.

Elemen Pertama : Positioning
*       Image Diri / trade mark
*       Attitude
Positioning ini mencerminkan apa yang bisa Anda berikan kepada target market Anda

Elemen Kedua : Diferensiasi
*       Keungulan
*       Perbedaan dengan orang lain (lain dari yang lain)

Eleman Ketiga : Branding
*       Membuat nama Anda menjadi brand – asosiasikan nama dengan kekuatan yang ingin Anda jual.
Nama adalah trademark Anda, dan harus diketahui oleh orang banyak dan harus mengerti asosiasi apa yang melekat pada nama Anda.
*       Membangun merek diri
*       Mempertahankan brand dan image yang sudah terbentuk
Jaga agar jangan sampai : Over Promise namun Under Deliver

4.      Integrasikan Sumber Daya dan Image yang ingin Anda tampilkan
*       Sumber daya (content): pendidikan , pengalaman dan keahlian yang Anda miliki
*       Image (bungkus) : how to offer ? Bagaimana menampilkan seluruh sumber daya Anda melalui image diri yang tepat.
Banyak orang yang sudah merasa penuh dan pintar, namun pada saat eksekusi atau berkomunikasi dengan orang lain berantakan, sehingga apa yang ingin disampaikan dan image yang dibangun akan hancur, sehingga target market atau customer Anda tidak lagi mempercayai content / image yang Anda bangun.
Dan sebaliknya, banyak yang terlalu banyak gaya, namun isinya tidak ada.

5.      Marketing MIX – 4P
Produk                 : Apa kemampuan kita
Price                     : Tentukan harga sesuai dengan kemampuan Anda
Product dan Price ini yang kita tawarkan kepada target market
Place                    : Jalur / channel / jaringan mana yang akan kita gunakan
Promotion           : bagaimana mengkomunikasikan produk / kemampuan Anda agar
                               Diketahui oleh target market Anda

6.      Bangun Hubungan yang sehat dengan Target Market Anda
-          Relationship harus terjadi secara terus menerus sampai terjadi customer bonding
Edukasi pelanggan melalui 5 tahapan loyalitas (Customer Bonding)
1.    Awareness
2.    Identity – menggunakan symbol produk Anda
3.    Relationship
4.    Community
5.    Advocacy – pembela produk Anda mati2an

7.      Berikan ‘Pelayanan yang Terbaik’ untuk orang lain
Gunakan motto : Sevice is the way of life
Servis memiliki 3 tingkatan:
-          Intelektual
-          Emosional
-          Spiritual